[EF #8] Hey Icetea!

Hey you!

Yea, you, the 17 years old Isti. Or should I called you icetea, huh? Yea, it’s the name you’ve created. Looks like all the teenagers have their own “alay” name. And you, you chose icetea, heheh. Such a good nickname I thought 😀

Icetea, please go on being you. I know that you still crazy about him, your first crush from junior high school. How long it has been? 5 years? Waw! Be patient for about 5 years again, will you? I just want you to keep those feeling until you’ve married. Is it him you will be marrying, you say? No, I won’t tell you who is my (or your) husband now. I’ll keep it a secret, heheh. The most important is: I am so happy now, so stay the same, stay be whatever you wanted to be.

Actually, I want you to do a lot of things when you are in the college later, such as apllying for scholarship or going somewhere new. But do whatever you wanted to do. As long as you’re happy, it will bring you to be me right now. The happy mother of cute little girl and a happy wife of a handsome (and anime look?) family man. xp

Good luck for whatever you will do this year. For your exam, SNMPTN, and PORDA (waw, it’s quite a busy year for you). Just remember to stay healthy, both your body and mind. Just take it easy. Keep going on satisfying your father. He want the best for you. If you still wanted to take an intensive lesson at NF, just go on. Ask your parents to still allowing you to take that intensive course.

But, if they ask you to stop KEMPO, please say NO, not now. You’ll find the right time to stop it, so please keep doing it until you find that right time 🙂 Don’t forget to prove that you can handle your study and Kempo. In your state now, I believe you can 😉

Remember one thing. There is always Allah beside you! Thanks for being yourself all this time. Thanks for giving me such a happy life right now.

I love you :*

BEC’S #8 Weekly Challenge. First time doing challenge in BEC 😀

Heartache – One Oke Rock

Lagi kepincut banget banget sama lagu ini. Gegara nonton Rurouni Kenshin movie nih, haha. Awalnya sih gak engeh, tapi pas suami nyetel berulang kali ending song-nya, kok saya juga jadi demen juga. Akhirnya malah sampe sekarang nih lagu nempell banget di otak, hee. Here’s the song:

PS: kalau mau dengerin berulang kali, ganti youtube.com dengan listenonrepeat.com, hihihi. xp

Oiya, saya juga mau menyertakan liriknya, soalnya saya seneng juga ikutan nyanyi. Liriknya saya dapet dari sini. Enjoy 😉

Continue reading

Anime Favorit Part III

Huaah, kelewat 2 hari deh buat lulus tantangan #3 dari mbak Ani. Harusnya sih sekarang sudah memasuki hari ke-6, tapi saya baru nulis total 4 sama tulisan ini, huhu. Yasudahlah ya, mari lanjutkan sampai hari terakhir, semoga gak bolong lagi 🙂

Oiya, penasaran judulnya part III? Part I dan part II bisa dibaca dulu ya. And yes, postingan ini masih terpengaruh oleh keinginan saya yang menggebu untuk bisa liburan ke Jepang 😉

Buat yang udah penasaran lanjutan anime yang jadi favorit saya, sekarang mau ngelist anime yang tokoh utamanya perempuan. Gak melulu tentang superhero sih ya, anime yang bercerita keseharian juga ada. So, enjoy this 3rd part of my favorite anime 😉

[Parenting] Menghilangkan Kebosanan

Hari ini jeda dulu aah dari Jejepangan, hihihi. Mau ngomongin hal lain yang sekarang-sekarang makin terlihat di Naia, berhasil menyibukkan diri sendiri saat sedang bosan. ^^

Keahlian menghilangkan kebosanan saat sendirian gini emang perlu dilatih banget nih dari kecil. Secara sampai dewasa pun akan lebih banyak waktu yang dihabiskan sendirian kan ya? Jadi ya sebisa mungkin waktu yang dihabiskan sendirian itu tidak terlewat begitu saja malah kalau bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat.

Saya sih ngeliatnya sedikit demi sedikit Naia sudah memiliki kemampuan ini. Emang dari kecil agak dibiasakan sih. Dulu, waktu 6 atau 8 bulanan gitu, dia saya biarkan sendirian di box bayinya sambil diberi beberapa mainan yang bisa dia pegang atau teether. Udah deh, dia bisa anteng main, saya bisa ngapa-ngapain (biasanya nyuci atau masak). Tapi kalau sudah terlalu lama dia bermain sendiri ya bosan juga sih. Biasanya dia nangis dan merengek minta ditemenin. Atau malah saat lapar dan mengantuk juga bisa. Kalau dia sudah menangis, ya saya langsung menghampiri dan melihat deh dia mau apa. Kalau lapar dan ngantuk, ya saya nenenin langsung tidur deh, hehe.

Naia di box

Naia di box

Sekarang-sekarang sih sudah lebih banyak hal yang bisa dilakukan sama Naia demi menghilangkan kebosanan karena sendirian gitu. Biasanya bisa membaca, menggambar, menggunting dan menempel-nempel, main masa-masakan, atau yang paling sering dilakukan akhir-akhir ini, bermain playdoh bikinan sendiri. Awal saya menyadari dia bisa ditinggal sendiri gini saat saya mengepel rumah dan dia dengan lucunya berinisiatif mengambil buku mewarnai dan langsung mewarnai sendiri di kasur, haha.

Oiya, tapi gak bisa terlalu lama juga sih dia sendirian gini. Ya kita aja ada bosennya dan mulai mencari kawan kan ya. Ya dia juga gitu. Kalau sudah bosen dan mau bermain sama saya, ya dia cari-cari perhatian deh sama saya. Mulai dari nyolek-nyolek sampai melempar barang (ini udah ekstrim sih, hehe). Tapi tetap, kalau dia sudah mulai melempar barang gitu, saya ingetin lagi dengan bilang “Mama tau Naia lagi cari perhatian (atau lagi senang atau apapun emosi yang mendorong dia melempar2 gitu). Tapi bukan gitu caranya, coba peluk mama aja ya lain kali”. Dan betul deh, di kesempatan lain dia bisa ujug2 meluk2 saya buat mengekspresikan kegembiraannya atau buat mengalihkan perhatian saya kepadanya, hihi.

Anime Favorit Part II

As promised, kali ini saya melanjutkan postingan kemarin tentang anime favorit. Jadi, kemarin belum cukup? Ya beluuum, masih banyak yang saya sukaaa, hehehe. Oke, langsung aja yaa 🙂

Detective Conan

Sebetulnya sih saya kenal manganya lebih dulu dibanding animenya. Pertama kali saya kenal komik ya kenalnya ini. Makanya kalau sampe sekarang gak abis-abis juga, ya saya tetep gak bisa berhenti baca, karena kayak One Piece, ini jadi “teman” beranjak dewasa, hehe. Terlebih lagi saya emang suka teka tekinya. Suka beberapa kali ikutan nebak juga siapa pelakunya setiap ada kasus yang terjadi.

Detective Conan

Detective Conan – gambar dari sini

Cerita awalnya sih agak gak masuk akal yaa. Ada seorang detektif SMA bernama Shinichi Kudo yang mengecil dan menjadi seperti anak kelas 1 SD. Walau begitu, tubuhnya saja yang mengecil, otak dan kemampuan berpikirnya masih tetap sama seperti Shinichi kelas 2 SMA. Dia tinggal sendirian di rumahnya. Tapi, karena akan aneh kalau anak kecil juga tinggal sendiri, akhirnya dia dititipkan ke rumah teman sejak kecilnya, Ran Kogoro. Kebetulan ayahnya Ran, Mouri Kogoro adalah seorang detektif swasta, akhirnya dia suka ikut2an deh menyelidiki kasus yang ditangani oleh Kogoro sambil menyelidiki organisasi yang membuat tubuhnya mengecil. Karena tidak ingin diketahui identitasnya, akhirnya Shinichi menyamarlah jadi Conan Edogawa, detektif cilik dan membentuk group detektif di sekolahnya bersama Genta, Mitsuhiko, Ayumi, dan Ai.

Continue reading